Artikel tentang rancang bangunan dan struktur baik rumah, gedung dan kantor oleh Putra Sion Mandiri.

CV. Putra Sion Mandiri Adalah Perusahaan Yang Bergerak Di Bidang Jasa Arsitek Medan. Kami Juga Memiliki Puluhan Rekanan Perusahaan, Kunjungi Website Kami Di www.putrasionmandiri.co.id Atau Hubungi Kami Melalui WA : 0853-7272-6338

Jenis Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Anda ingin mencari contoh Rencana Anggaran Biaya (RAB)? Sebaiknya Anda mengetahui dulu apa itu Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan jenis-jenisnya sebelum menyusun dan merancangnya. Masalah anggaran adalah hal yang paling riskan untuk dibahas. Kurang sepeser tentu akan menimbulkan masalah sehingga diperlukanlah rencana anggaran biaya untuk tetap terjalinnya kepercayaan antara kedua pihak. Rencana anggaran biaya wajib ada dan menjadi hal yang lazim saat mempresentasikan sesuatu yang harus mengeluarkan uang. Biasa rencana anggaran biaya dimasukkan ke dalam proposal yang akan menjelaskan alasan mengapa biaya tersebut harus dikeluarkan. Inilah beberapa jenis rencana anggaran biaya.

Jenis Rencana Anggaran Biaya (RAB)

1. RAB Organisasi

Semua organisasi membutuhkan uang untuk menjalan visi misinya. Biasanya pemasukan organisasi bersumber dari sumbangan dan iuran anggota. Oleh karena itu, pihak eksekutif organisasi harus melaporkan pengeluaran yang dibutuhkan kepada seluruh anggota.

Rencana anggaran biaya organisasi biasanya disahkan di dalam rapat pleno. Isi dari rencana anggaran biaya tersebut adalah biaya administrasi organisasi (alat tulis dan percetakan), biaya rapat, biaya kongres/rapat besar, dan terakhir adalah biaya rencana kebijakan yang akan dilaksanakan oleh eksekutif organisasi.

Kebijakan eksekutif inilah yang banyak memakan biaya sehingga harus dibikin sespesifik mungkin karena kebijakan organisasi harus sesuai dengan visi misi dan tentu menentukan nama baik dari organisasi tersebut.

Baca Juga: 5 Tips Desain Interior Ruangan Kantor di Rumah

2. RAB Event/Acara

 

Banyak acara/event itu rawan dengan korupsi. Oleh sebab itu, rencana anggaran biaya sangat diperlukan untuk mencegah korupsi dan pengeluaran yang tidak perlu.

Event/Acara biasanya mendapatkan pemasukan dari sponsor dan penjualan pernak-pernik dan makanan yang biasanya dilakukan oleh panitia. Dengan rencana anggaran biaya, panitia bisa menentukan sponsor yang bisa dilirik dan jumlah pemasukan yang diperlukan.

Karena banyak yang bergantung kepada sponsor, di dalam rencana anggaran biaya, panitia tentu wajib menuliskan jumlah biaya yang diperlukan sebelum dan saat acara berlangsung. Setelah itu, mereka harus membuat estimasi pemasukan dan potensi pemasukan bagi sponsor (dengan menjual produk mereka saat acara atau mengiklankan produk mereka di dalam acara) saat acara berlangsung sehingga sponsor tahu bila mereka akan rugi/untung bila menginvestasikan dana mereka di sana.

3. RAB Perusahaan/Bisnis

Bisnis memerlukan rencana anggaran biaya yang baik dan rinci. Hal ini dilakukan supaya tidak ada pembengkakan biaya pada suatu divisi. RAB bisnis terdiri dari penghitungan anggaran bahan baku, biaya proses produksi, biaya maintenance, biaya operasional perusahaan, biaya upah/gaji, serta biaya pemasaran/iklan.

4. RAB Renovasi/Pembangunan Rumah

Dalam membangun atau merenovasi rumah, masalah biaya adalah hal yang paling utama. Pada umumnya, tugas menghitung rencana anggaran biaya dilakukan oleh kontraktor renovasi yang diajak untuk bekerja sama. Perhitungan ini pun digunakan sebagai harga penawaran jasa renovasi terhadap pelanggan mereka. Meskipun begitu, pelanggan juga harus ikut menghitung rencana anggaran biaya sebagai biaya perbandingan harga dan muncullah kesepakatan antara pelanggan dengan kontraktor atau pemborong.

Rencana anggaran biaya adalah banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat, dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atau proyek tersebut.Rumus rencana anggaran biaya yang sering digunakan oleh kontraktor adalah volume pekerjaan dikali dengan harga satuan pekerjaan.

Volume pekerjaan bisa dihitung dari total luas area yang akan direnovasi/dibangun yang dihitung dengan satuan meter (meter), meter persegi (m2), dan meter kubik (m3). Harga satuan adalah akumulasi dari biaya tenaga kerja, biaya material dan bahan, serta biaya pendukung lainnya yang dinyatakan dalam satuan harga per meter persegi (Rp per m2).

Baca juga: Rencana Anggaran Biaya untuk Renovasi Rumah

Jika Anda sudah tahu jenis-jenis dari Rencana Anggaran Biaya ini, Anda dapat pula mengetahui cara menghitungnya di sini. Namun jika Anda memiliki keterbatasan waktu dan tidak ingin repot, Anda dapat menggunakan jasa dari Putra Sion Mandiri. Silahkan hubungi kami melalui Whatsapp ataupun kolom chat yang ada di bawah. Kunjungi juga Facebook dan Youtube kami untuk mendapatkan info terbaru dari Putra Sion Mandiri.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Renovasi Rumah

Dalam membangun atau merenovasi rumah, masalah biaya adalah hal yang paling utama. Pada umumnya, tugas menghitung rencana anggaran biaya dilakukan oleh kontraktor renovasi yang diajak untuk bekerja sama. Perhitungan ini pun digunakan sebagai harga penawaran jasa renovasi terhadap pelanggan mereka. Meskipun begitu, pelanggan juga harus ikut menghitung rencana anggaran biaya sebagai biaya perbandingan harga dan muncullah kesepakatan antara pelanggan dengan kontraktor atau pemborong. Agar tidak salah dalam membeli material dan membuatnya jadi sia-sia dan menghabiskan biaya, Anda perlu untuk membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum memutuskan untuk melakukan renovasi rumah Anda.

Definisi Rencana Anggaran Biaya

Rencana anggaran biaya adalah banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat, dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atau proyek tersebut. Rumus rencana anggaran biaya yang sering digunakan oleh kontraktor adalah volume pekerjaan dikali dengan harga satuan pekerjaan.

Volume pekerjaan bisa dihitung dari total luas area yang akan direnovasi/dibangun yang dihitung dengan satuan meter (meter), meter persegi (m2), dan meter kubik (m3). Harga satuan adalah akumulasi dari biaya tenaga kerja, biaya material dan bahan, serta biaya pendukung lainnya yang dinyatakan dalam satuan harga per meter persegi (Rp per m2).

Alur Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Renovasi Rumah

Persiapan

Saat persiapan, kontraktor akan diberikan gambaran terlebih dahulu oleh pelanggan tentang kebutuhan renovasi. Pelanggan juga akan memberikan catatan-catatan yang berisi bentuk dan desain bangunan yang diinginkan oleh pelanggan. Dari penjelasan pelanggan inilah, kontraktor mulai membuat estimasi dan gambaran kasar untuk material dasar dan alat dasar yang diperlukan untuk renovasi.

Baca juga: Trik Mendesain Kantor Kecil di Rumah

Survei Lapangan

Setelah melakukan persiapan, kontraktor dan pelanggan akan melakukan survei lapangan terlebih dahulu dan melakukan pengukuran terhadap tempat yang ingin direnovasi. Kontraktor juga bisa menentukan bagian mana yang harus ditambah atau bagian mana yang harus dibongkar.

Kontraktor yang baik tentu akan memperhatikan detail seperti kontur tanah, tempat tampung air, saluran air, dan saluran pembuangan. Pembongkaran yang tidak rapi tidak hanya akan menggangu drainase rumah saja, tetapi juga drainase lingkungan sekitar.

Setelah itu, kontraktor akan menentukan peralatan kerja apa saja yang akan digunakan untuk melakukan renovasi di tempat tersebut dan di saat yang sama pula memfinalisasi rencana kerja.

Setelah survei lapangan di tempat, kontraktor akan menghubungi toko material lokal terdekat untuk melakukan survei harga untuk alat dan bahan. Kemudian, kontraktor akan mencari jasa tenaga kerja kasar yang biasanya adalah orang-orang lokal dan mengestimasi upah yang akan diberikan kepada mereka.

Untuk pekerja teknis, kontraktor biasanya menggunakan orang-orang kepercayaan mereka, mungkin dari perusahaan mereka langsung atau rekan kerja di bidang yang sama.

Analisis Perencanaan

Setelah material dan tenaga kerja didapatkan, kontraktor pun mulai menggambar desain konstruksi untuk renovasi bangunan sesuai dengan pesanan yang diberikan oleh pelanggan.

Di sini, pelanggan wajib berkonsultasi dengan kontraktor untuk mendapatkan selera yang sesuai dan pelanggan bisa tahu teknis dari pembangunan/renovasi rumah tersebut.

Setelah itu, barulah kontraktor mulai menghitung volume material yang akan dibutuhkan dalam melakukan renovasi dan volume material cadangan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Arsitek Rumah Kantor di Medan

Finalisasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Renovasi Rumah

Setelah material sudah ditentukan, harga termurah sudah didapatkan, negosiasi upah sudah deal, dan volume material yang dibutuhkan sudah dihitung, barulah kontraktor menentukan rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk melakukan renovasi.

Di dalam rencana anggaran biaya itu juga, kontraktor harus menjelaskan spesifikasi teknis pembangunan dan melakukan prediksi kendala apa saja yang mungkin saja terjadi saat pekerjaan berlangsung.

Selain rencana anggaran biaya, kontraktor juga harus memberikan estimasi waktu dan jadwal mulainya pekerjaan kepada pelanggan. Setelah pelanggan puas dengan presentasi dari kontraktor, barulah kontraktor bisa mengeksekusi pekerjaan mereka.

Dalam melakukan renovasi atau pembangunan, rencana anggaran bangunan harus dibuat setransparan mungkin agar terjagalah kepercayaan pelanggan terhadap kontraktor. Terkadang, hasil renovasi atau pembangunan yang terkesan asal-asalan membuat pelanggan harus mengeluarkan banyak biaya dan tentu saja membahayakan nyawa. Selain itu, rencana anggaran biaya juga berisi pajak dan izin mendirikan bangunan apabila renovasi harus menambahkan tingkat lagi.

Jika berminat untuk melakukan renovasi rumah dan membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk rumah Anda, Putra Sion Mandiri dapat membantu Anda mewujudkannya bahkan satu paket dengan rancangan gambarnya. Anda dapat menghubungi kami melalui kolon chat di pojok bawah atau datang langsung ke kantor kami di Gedung PSM Lt.1. Jl. Setia Budi Gg. Rahmat No. 7, Medan dan memperhatikan protokol kesehatan. Jangan lupa untuk mengunjungi halaman kami di Facebook dan Youtube Putra Sion Mandiri untuk info penawaran dan diskon dari kami.

 

Cara Menghitung Rencana Anggaran Biaya RAB

Masalah anggaran adalah hal yang paling riskan untuk dibahas. Kurang sepeser tentu akan menimbulkan masalah sehingga diperlukanlah rencana anggaran biaya untuk tetap terjalinnya kepercayaan antara kedua pihak. Inilah yang menjadi alasan utama Anda agar setidaknya tahu bagaimana cara untuk menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) sehingga Anda dapat memeriksanya sendiri.

Dalam membangun atau merenovasi rumah, masalah biaya adalah hal yang paling utama. Pada umumnya, tugas menghitung rencana anggaran biaya dilakukan oleh kontraktor renovasi yang diajak untuk bekerja sama. Perhitungan ini pun digunakan sebagai harga penawaran jasa renovasi terhadap pelanggan mereka. Meskipun begitu, pelanggan juga harus ikut menghitung rencana anggaran biaya sebagai biaya perbandingan harga dan muncullah kesepakatan antara pelanggan dengan kontraktor atau pemborong.

Baca juga: Apa Itu RAB (Rencana Anggaran Biaya)? Bagaimana Cara Membuatnya?

Cara Menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Persiapkan Gambar Kerja

Hal yang pertama Anda lakukan sebelum membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah mempersiapkan gambar kerja dan estimasi ukuran pada bangunan. Gambar kerja menunjukkan estimasi material bahan bangunan, jenis pekerjaan yang akan ada saat pembangunan, dan estimasi jumlah pekerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut

Volume Pekerjaan

Volume pekerjaan dihitung dari harga satuan pekerjaan per meter persegi atau per unit. Anda harus membuat list pekerjaan yang dibutuhkan dalam satuan per unit tersebut.

Harga Satuan Kerja

Harga satuan kerja bisa juga disebut sebagai harga upah dan material. Tentukan upah dan harga bahan berdasarkan harga pasaran pada lokasi rumah Anda dibangun. Dalam menentukan upah pekerja, Anda harus benar-benar cermat dan membicarakannya dari awal. Hal ini untuk mengantisipasi apabila pekerja meminta perbedaan upah dari yang sudah disepakati bersama.

Baca juga: Jasa Arsitek Terbaik di Medan

Menghitung Jumlah Biaya Pekerjaan

Selanjutnya, hitunglah jumlah biaya pekerjaan dengan mengalikan volume pekerjaan dengan harga satuan. Misalnya, penghitungan biaya pemasangan ubin per meter persegi dikalikan dengan biaya upah pekerja.

Setelah material dan tenaga kerja didapatkan, kontraktor pun mulai menggambar desain konstruksi untuk renovasi bangunan sesuai dengan pesanan yang diberikan oleh pelanggan. Di sini, pelanggan wajib berkonsultasi dengan kontraktor untuk mendapatkan selera yang sesuai dan pelanggan bisa tahu teknis dari pembangunan/renovasi rumah tersebu. Setelah itu, barulah kontraktor mulai menghitung volume material yang akan dibutuhkan dalam melakukan renovasi dan volume material cadangan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ke dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Penyusunan Rancangan Teknis

Setelah material sudah ditentukan, harga termurah sudah didapatkan, negosiasi upah sudah deal, dan volume material yang dibutuhkan sudah dihitung, barulah kontraktor menentukan rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk melakukan renovasi. Di dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) itu juga, kontraktor harus menjelaskan spesifikasi teknis pembangunan dan melakukan prediksi kendala apa saja yang mungkin saja terjadi saat pekerjaan berlangsung.

Selain rencana anggaran biaya, kontraktor juga harus memberikan estimasi waktu dan jadwal mulainya pekerjaan kepada pelanggan. Setelah pelanggan puas dengan presentasi dari kontraktor, barulah kontraktor bisa mengeksekusi pekerjaan mereka.

Dalam melakukan renovasi atau pembangunan, rencana anggaran bangunan harus dibuat setransparan mungkin agar terjagalah kepercayaan pelanggan terhadap kontraktor. Terkadang, hasil renovasi atau pembangunan yang terkesan asal-asalan membuat pelanggan harus mengeluarkan banyak biaya dan tentu saja membahayakan nyawa.

Langkah terakhir ini adalah rekapitulasi yaitu jumlah total masing-masing sub pekerjaan, seperti pekerjaan persiapan, pekerjaan pondasi, atau pekerjaan beton. Setiap pekerjaan kemudian ditotal sehingga akan ditemukan jumlah keseluruhan biaya proyek. Selain langkah-langkah di atas, Anda juga harus mempersiapkan biaya-biaya lainnya seperti biaya pajak, biaya administrasi, serta biaya pengurusan IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

Itulah beberapa cara menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari Putra Sion Mandiri. Namun jika Anda memiliki keterbatasan waktu dan tidak ingin repon dalam membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) sendiri, Putra Sion Mandiri dalam jasa rancang bangun dan arsitek bersedia membantu Anda membuatnya jika memesan gambar rancangan arsitek dalam satu paket. Dengan pengalaman selama 10 tahun, menjadikan Putra Sion Mandiri sangat berpengalaman dalam membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang baik, berkualitas dan dikerjakan dengan teliti. Jika Anda berminat untuk mengambil paket rancangan arsitek beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB), Anda dapat menghubungi kami melalui kolom chat dan kolom Whatsapp yang ada di sudut bawah layar. Anda juga dapat mengunjungi media sosial kami di Facebook atau Youtube.

rab Rencana Anggaran Biaya cara membuat

Dalam membangun atau merenovasi rumah, masalah biaya adalah hal yang paling utama. Pada umumnya, tugas menghitung rencana anggaran biaya dilakukan oleh kontraktor renovasi yang diajak untuk bekerja sama. Perhitungan ini pun digunakan sebagai harga penawaran jasa renovasi terhadap pelanggan mereka. Meskipun begitu, pelanggan juga harus ikut menghitung RAB (rencana anggaran biaya) sebagai biaya perbandingan harga dan muncul kesepakatan antara pelanggan dengan kontraktor atau pemborong. Lantas apa itu sebenarnya RAB (rencana anggaran biaya) dan bagaimana cara membuatnya? Berikut merupakan penjelasan dari Putra Sion Mandiri sebagai jasa konstruksi dan arsitek terbaik di Kota Medan.

Definisi RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan Cara Membuatnya

Rencana anggaran biaya adalah banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat, dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atau proyek tersebut.

Rumus rencana anggaran biaya yang sering digunakan oleh kontraktor adalah volume pekerjaan dikali dengan harga satuan pekerjaan.

Volume pekerjaan bisa dihitung dari total luas area yang akan direnovasi/dibangun yang dihitung dengan satuan meter (meter), meter persegi (m2), dan meter kubik (m3).

Harga satuan adalah akumulasi dari biaya tenaga kerja, biaya material dan bahan, serta biaya pendukung lainnya yang dinyatakan dalam satuan harga per meter persegi (Rp per m2).

Alur Penyusunan Rencana Anggaran Biaya

1. Persiapan RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan Cara Membuatnya

Saat persiapan, kontraktor akan diberikan gambaran terlebih dahulu oleh pelanggan dan kemudian pelanggan memberikan permintaan terhadap kontraktor, beserta dengan ukuran bangunan yang diinginkan. Dari sana, kontraktor pun menentukan estimasi peralatan pendukung dan rencana kerja yang akan dieksekusi saat melakukan pekerjaan.

2. Survei Lapangan

Setelah melakukan persiapan, kontraktor dan pelanggan akan melakukan survei lapangan terlebih dahulu dan melakukan pengukuran terhadap tempat yang ingin dibangun atau direnovasi.

Setelah itu, kontraktor akan menentukan peralatan kerja apa saja yang akan digunakan untuk melakukan pekerjaan di tempat tersebut dan di saat yang sama pula memfinalisasi rencana kerja.

Setelah survei lapangan di tempat, kontraktor akan menghubungi toko material lokal terdekat untuk melakukan survei harga untuk alat dan bahan. Kemudian, kontraktor akan mencari jasa tenaga kerja kasar yang biasanya adalah orang-orang lokal dan mengestimasi upah yang akan diberikan kepada mereka.

Untuk pekerja teknis, kontraktor biasanya menggunakan orang-orang kepercayaan mereka, mungkin dari perusahaan mereka langsung atau rekan kerja di bidang yang sama.

3. Analisis Perencanaan

Setelah material dan tenaga kerja didapatkan, kontraktor pun mulai menggambar desain konstruksi untuk renovasi bangunan sesuai dengan pesanan yang diberikan oleh pelanggan.

Di sini, pelanggan wajib berkonsultasi dengan kontraktor untuk mendapatkan selera yang sesuai dan pelanggan bisa tahu teknis dari pembangunan/renovasi rumah tersebut.

Setelah itu, barulah kontraktor mulai menghitung volume material yang akan dibutuhkan dalam melakukan renovasi dan volume material cadangan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Penyusunan Rancangan Teknis

Setelah material sudah ditentukan, harga termurah sudah didapatkan, negosiasi upah sudah deal, dan volume material yang dibutuhkan sudah dihitung, barulah kontraktor menentukan rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk melakukan renovasi.

Di dalam rencana anggaran biaya itu juga, kontraktor harus menjelaskan spesifikasi teknis pembangunan dan melakukan prediksi kendala apa saja yang mungkin saja terjadi saat pekerjaan berlangsung.

Selain rencana anggaran biaya, kontraktor juga harus memberikan estimasi waktu dan jadwal mulainya pekerjaan kepada pelanggan. Setelah pelanggan puas dengan presentasi dari kontraktor, barulah kontraktor bisa mengeksekusi pekerjaan mereka.

Dalam melakukan renovasi atau pembangunan, rencana anggaran bangunan harus dibuat setransparan mungkin agar terjagalah kepercayaan pelanggan terhadap kontraktor. Terkadang, hasil renovasi atau pembangunan yang terkesan asal-asalan membuat pelanggan harus mengeluarkan banyak biaya dan tentu saja membahayakan nyawa.

Itulah seluk-beluk tentang RAB (rencana anggaran biaya), cara membuatnya serta alur yang harus Anda perhatikan dalam pembuatannya. Dengan menggunakan jasa arsitek dari Putra Sion Mandiri, biasanya gambar desain arsitektur Anda juga akan dilengkapi dengan RAB yang dihitung dengan baik. Jika Anda berminat untuk menggunakan jasa kami, Anda dapat menghubungi kami melalui kolom di bawah atau datang langsung ke kantor kami di Gedung PSM Lt.1. Jl. Setia Budi Gg. Rahmat No. 7, Medan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

Tips Dekorasi Kantor di Rumah

Di zaman modern ini, mengubah rumah menjadi kantor sudah menjadi hal yang sangat lazim. Mahalnya harga tanah membuat banyak pengusaha muda memilih rumah sendiri atau sanak famili sebagai kantor mereka. Di samping itu, menjamurnya start up saat ini membuat permintaan untuk menjadikan rumah sebagai kantor pun menjamur. Tidak hanya itu, renovasi rumah menjadi tempat penginapan dengan bekerja sama dengan vendor tempat penginapan pun ikut menciptakan tren ini. Oleh sebab itu, kami ingin berbagi tips dekorasi untuk kantor di rumah Anda.

Hindari Sekat

Penggunaan sekat atau ruangan di dalam kantor sebenarnya adalah hal yang lumrah untuk menjaga privasi bagi karyawan dan rahasia perusahaan.

Namun, bagi Anda yang mengubah rumah menjadi kantor, ada baiknya untuk mengurangi penggunaan sekat karena sekat akan membuat ruangan kantor Anda yang sempit menjadi terlihat riweuh.

Tanpa adanya sekat, ruangan Anda akan terlihat luas dan lebar sehingga kantor Anda menjadi tidak terlihat sempit. Sebagai pengganti sekat, ada baiknya membatasi meja dengan memberi sedikit space pada meja dinding Anda

Dekorasi Meja dan Rak Dinding

Bila Anda ingin menghemat biaya, meja dinding adalah pilihan terbaik. Penggunaan meja dinding juga akan membuat ruangan kantor Anda terlihat luas. Selain itu, meja dinding juga membuat interior kantor Anda terlihat estetik.

Kombinasi antara meja dinding dan tanpa sekat juga akan menciptakan pertukaran ide yang cepat bagi karyawan dan pengawasan terhadap karyawan juga jadi lebih mudah, serta meningkatkan komunikasi dan hubungan di antara karyawan.

Dekorasi dengan Ventilasi dan Pencahayaan Cukup

Tips Dekorasi Kantor di Rumah

Pencahayaan dan ventilasi itu sangat penting untuk ruangan kantor. Anda harus mendapatkan cahaya terbaik untuk mata Anda agar bisa bekerja dengan baik.

Ruang yang Anda jadikan kantor harus memiliki jendela besar, sehingga cahaya alami dapat masuk ke dalam saat siang. Tidak hanya itu, sirkulasi udara pun bisa gampang masuk dan Anda bisa mencegah penyakit paru-paru basah. Namun, Anda tetap membutuhkan satu atau dua lampu sebagai cahaya tambahan.

Jangan Lupa Sediakan Gorden di Setiap Jendela

Meskipun Anda membutuhkan pencahayaan dan ventilasi, cahaya matahari yang masuk sering kali justru mengganggu kenyamanan Anda dalam bekerja karena silau.

Oleh sebab itu, jangan lupa sediakan gorden di dalam kantor Anda untuk mencegah cahaya matahari yang masuk ke dalam kantor terlalu silau dan mengganggu efektivitas pekerjaan karyawan Anda.

Selektif dalam Memilih Cat

Dalam memilih warna dinding kantor, Anda pun harus selektif karena cat mempengaruhi pencahayaan ruangan Anda.

Hindari warna yang gelap karena mereka sangat mudah menyerap panas dan cahaya sehingga menggangu visibilitas ruangan Anda.

Gunakanlah warna cerah untuk membuat ruangan terkesan luas dan indah serta akan memicu semangat bagi karyawan Anda.

Tanaman Hias untuk Ruangan

Meskipun terlihat luas, namun isi kantor terlihat monoton karena hanya berisi dokumen dan meja saja. Anda bisa menambah tanaman hias di dalam kantor Anda untuk menghilangkan kesan monoton.

Pasang Lukisan, Fotografi, dan Quotes

Selain tanaman hias, lukisan dan fotografi tentu akan menambahkan nilai seni ke dalam ruangan kantor Anda. Mungkin, di sesi istirahat, Anda atau karyawan Anda bisa saja menikmati keindahan lukisan atau fotografi tersebut untuk mengurangi stress karena bekerja.

Pasang Kaca Bila Perlu Sekat

Apabila Anda terpaksa menggunakan sekat untuk menjaga rahasia perusahaan, gunakanlah kaca sebagai pembatas karena kaca mungkin membatasi ruang gerak Anda, tetapi tidak dengan visibilitas Anda. Mata Anda akan tetap merasa bahwa ruangan Anda tidak sempit. Namun, Anda harus rajin membersihkan kaca tersebut setiap hari.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi tips dekorasi untuk kantor di rumah Anda. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk mendesain dan membangun kantor di rumah Anda, serahkan pada Putra Sion Mandiri sebagai pengedia jasa konstruksi dan jasa arsitek di Kota Medan yang berpengalaman dan berkualitas. Untuk menghubungi kami, silahkan datang ke Gedung PSM Lt.1. Jl. Setia Budi Gg. Rahmat No. 7, Medan dengan protokol kesehatan yang sesuai atau kontak ke kolom chat di bawah untuk melakukan konsultasi langsung secara online.

Cara Renovasi Rumah Menjadi Kantor

Setelah membahas desain-desain rumah yang cocok untuk menjadi kantor di rumah pada halaman ini, hal selanjutnya adalah membahas bagaimana cara-cara yang mudah untuk mulai merenovasi rumah khususnya ruang kerja menjadi kantor yang nyaman untuk dijadikan tempat yang nyaman dan memacu produktivitas saat dipakai untuk bekerja. Ada banyak cara mudah untuk renovasi rumah menjadi kantor yang sangat artistik maupun ergonomis, semuanya tergantung sesuai dengan keinginan Anda yang tentunya sudah seharusnya menyiapkan rancangan yang matang pula. Sebelum Anda merenovasi rumah Anda, ada baiknya simak artikel ini hingga habis sehingga tidak ada kesalahan pada rancangan Anda dan mengantisipasi kesalahan baik kecil dan besar sebelum merenovasi rumah Anda menjadi kantor yang Anda dambakan.

Cara Mudah Renovasi Rumah Menjadi Kantor

Mengakali Ruangan yang Kecil

Untuk Anda yang memiliki ruang kerja yang kecil, hal ini dapat disiasati denan bentuk meja kerja yang dirancang secara ergonomis dan bisa menyesuaikan ruang seperti digeser, diputar atau dilipat agar bisa disesuaikan dengan mudah oleh lebar ruangan.

Menata Perabotan dan Interior

Perabotan yang ergonomis sering kali diiringi oleh aksesoris, namun sering kali aksesoris yang begitu banyak justru menjadikan ruangan terlihat penuh dan menjadi kesulitan sendiri dalam perawatan. Ruang kerja yang rapi akan memberikan kenyamanan dan memberi kesan ruangan yang luas. Pilih hanya perabotan dan aksesoris yang minim agar terkesan lebih rapi. Pilih juga perabotan berwarna netral dan terang untuk menaikkan perasaan senang dan meningkatkan produktivitas Anda dalam bekerja. Hal ini juga berpengaruh agar ruangan menjadi terlihat lebih bersih dan luas.

Selain itu, jangan lupakan hal-hal yang biasa Anda gunakan saat di kantor seperti alat tulis, rak buku, folder untuk dokumen, laci, printer dan hal-hal penting lain juga perlu diperhatikan sebagai interior yang perlu direncanakan penempatannya agar tidak terkesan memenuhi meja kerja dan ruangan.

Pojok Ruangan yang Luas

Pojok ruangan yang bisanya selalu dibelakangi ternyata bisa jadi lebih luas jika ruangan yang digunakan memiliki tempat yang sempit. Alih-alih menggunakan meja meja kerja di ruangan yang sempit, Anda dapat memanfaatkan sudut raungan dan meletakkan meja kerja disana. Bentuk L dari sudut ruangan ini dapat memberikan keleluasaan lebih terutama bagi anda yang sering melakukan multitasking atau membutuhkan banyak tempat yang berdekatan seperti komputer yang dekat dengan printer jika anda sering mencetak dokumen atau komputer dengan dua monitor yang sering dipakai oleh seorang desainer dan programer.

Memilih Warna yang Tepat

Kelebihan dari ruang kerja di rumah adalah warna yang bisa kita atur sesuai dengan keinginan kita. Gunakanlah warna-warna favorit yang cerah untuk menambah produktivitas dan datangnya ide-ide segar yang baru sehingga Anda merasa senang untuk bekerja di rumah. Bagi Anda penyuka warna gelap, imbangi dengan aksesoris yang berwarna cerah agar terkesan lebih terang dan tidak membuat anda bosan dalam bekerja. Perhatikan pula faktor cahaya seperti jendela dan lampu yang cukup terang untuk menemani Anda bekerja.

Dinding sebagai tempat untuk meletakkan dekorasi juga bisa dimanfaatkan. Jika dirasa terlalu penuh, dinding bisa dibiarkan kosong dan berilah warna yang cerah atau jendela ke luar rumah untuk suasana yang baru. Jika Anda suka lukisan, dinding bisa pula dilukis atau dimural agar lebih sederhana dan tidak perlu repot membersihkan kanvas yang berdebu.

Itulah beberapa cara-cara mudah untuk renovasi rumah menjadi kantor yang dapat Anda perhatikan sebelum berencana untuk merenovasi rumah atau ruang kerja menjadi kantor. Jika Anda memiliki keterbatasan waktu atau ide, Anda dapat menggunakan jasa arsitek dan renovasi rumah dari Putra Sion Mandiri yang akan mewujudkan rancangan yang sesuai dengan harapan Anda. Kunjungi Facebook kami atau chat langsung pada kolom chat yang ada di bawah.

Desain Kantor di Rumah

Beberapa gambar desain kantor di rumah yang ada di media sosial memang bisa memanjakan mata dan terkadang membuat Anda ingin memiliki kantor yang seperti itu juga. Paduan warna, konsep, desain interior hingga terkadang desain perabotan yang sepertinya akan sangat nyaman membuat Anda berandai untuk merasakannya. Namun tentu saja itu merupakan hal yang sulit karena selain desainnya yang banyak dan rumit, biaya untuk membuat gedung kantor tentu saja tidak sedikit. Namun bagaimana jika ruangan kantor impian tersebut manjadi ruangan kantor di dalam rumah Anda? Hal ini tentu saja jadi menarik apalagi dengan semakin banyaknya kebutuhan untuk bekerja dari rumah dikarenakan pandemi COVID-19. Beberapa gambar dibawah ini bisa menjadi inspirasi Anda dalam mendesain kantor di rumah. Jangan lupa untuk menggunakan jasa arsitek yang kompeten seperti Putra Sion Mandiri yang mampu mewujudkan rumah di dalam kantor yang baik dan nyaman untuk Anda!

Tambahkan Alat Musik

Desain Rumah di Kantor Alat Musik

Sebuah riset dari Stanford University mengatakan bahwa pekerja yang diizinkan bekerja di rumah memiliki kepuasan yang lebih tinggi dan juga lebih efisien. Pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih banyak 13,5 persen ketimbang para pekerja yang harus menetap di kantor. Hal ini mungkin saja terjadi karena saat tidak bekerja di kantor, pekerja juga dapat mengerjakan hobinya di sela waktu seperti memainkan musik.

Bagi Anda yang memiliki hobi bermusik, tidak ada salahnya untuk meletakkan alat-alat musik yang sederhana seperti gitar atau piano kecil di pinggir ruangan untuk memacu ide kreatif di saat terserang kebuntuan atau tidak ada ide. Mainkan lagu kesukaan saat butuh hiburan atau untuk membangkitkan semangat bekerja.

Kombinasi Gelap dan Terang

Desain Kantor di Rumah

Bagi Anda penyuka warna gelap, warna-warna yang muram ini memang seringkali menimbulkan rasa tenang dan nyaman. Namun waspadai kurangnya cahaya yang dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas Anda karena kekurangan cahaya. Padukan dengan warna terang yang seimbang untuk menjadikan ruangan lebih terang dan kesan ceria sehingga kamu dpat bekerja dengan lebih semangat.

Susunan yang Rapi

Desain Kantor di Rumah Rapi

Ruang kerja yang rapi akan memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam mengakses kebutuhan yang diperlukan saat bekerja. Maka usahakan untuk meletakkan aksesoris dalam rak atau kabinet khusus sesuai kaegorinya. Usahakan perabotan atau furnitur yang diletakkan bernilai ergonomis sehingga akan ada desain yang minimali dan ruangan tidak terlihat begitu penuh. Letakkan hanya aksen dan aksesoris yang diperlukan saja. Padukan dengan sedikit warna-warna netral sehingga ruangan menjadi terlihat lebih luas dan bersih.

Warna Monokrom

Desain Kantor di Rumah Monokrom

Tertata rapi, bersih dan terkesan begitu lapang. Itulah kelebihan dari penggunaan warna monokrom hitam-putih untuk jadi desain kantor di rumah.  Konsep ini akan lebih apik jika ditambahkan satu warna untama sebagai pemanis dan memiliki kesan masing-masing. Semisal hijau dari tumbuhan agar terkesan segar, kuning atau jingga agar lebih produktif dalam bekerja atau biru bagi Anda yang butuh ide-ide kreatif.

Kreatif dan Penuh Warna

desain kantor di rumah kreatif

Jangan takut untuk bermain warna dan membuat kantormu terlihat ramai! Meski pada bagian sebelumnya sudah banyak rekomendasi untuk tema kantor minimalis, namun Anda tidak perlu takut untuk bermain dengan warna terlebih jika Anda ada dalam industri kreatif yang membutuhkan ide-ide segar. Jika ditata dan dirancang dengan baik, Anda dapat menggunakan jasa mural yang mampu memhiasi ruangan anda dengan gambar yang berkualitas dan warna yang baik bagi Anda.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mulai membangun kantor di rumah seperti pada gambar-gambar di atas? Jika tertarik, Anda dapat menggunakan jasa arsitek dan jasa konstruksi seperti Putra Sion Mandiri untuk merancang hingga membangun kantor impian di rumah Anda. Anda dapat menghubungi kami melalui kolom chat atau whatsapp +6285372726338.

 

Aturan Mengubah Rumah Jadi Kantor

Bagi Anda yang sudah menyimak beberapa artikel dari Putra Sion Mandiri, tentu saja ada keinginan untuk melakukan renovasi pada rumah khususnya ruang kerja Anda menjadi kantor yang dapat membantu produktivitas Anda. Namun ada hal yang terlintas dari pikiran Anda seperti adakah aturan atau regulasi khusus untuk mengubah rumah jadi kantor untuk bekerja? Berikut pembahasan dari kami.

Masalah Tata Ruang Sering Menjadi Masalah

Semakin berkembang pesatnya dunia wirausaha di Indonesia, pengalihfungsian rumah menjadi tempat usaha atau kantor sudah menjadi lazim di kota-kota besar di Indonesia. Tidak hanya itu, fenomena ini juga terjadi di kota-kota kecil yang sedang berkembang.

Namun hal ini tentu menimbulkan masalah baru, yakni masalah tata ruang. Meskipun tanah dan bangunan adalah milik Anda, fungsi utama bangunan yang Anda miliki adalah tempat untuk tinggal dan bukan tempat usaha atau kantor. Masalah-masalah seperti parkir liar, drainase, dan kebersihan bisa saja muncul dengan pengalihfungsian ini.

Kita tentu tahu bahwa operasional kantor itu berbeda jauh dengan kehidupan rumah tangga sehari-hari. 1 rumah keluarga biasanya hanya mencakup 1-7 orang setiap harinya. Bahkan, rumah tersebut kosong karena penghuni sedang kerja atau sekolah. Berbeda dengan kantor yang jumlah orang yang berseliweran, seminimalnya adalah 10-20 orang.

Bagaimana kalo kantor tersebut berisi 100 orang lebih karyawan? Kondisinya tentu akan menjadi lebih riweuh. Belum lagi, apabila satu rumah mengalihfungsikan rumahnya menjadi kantor atau tempat usaha, rumah yang lain akan mengikuti jejak yang sama. Mungkin ini akan bagus dalam ekonomi, tetapi hal ini tentu sangatlah buruk dalam tata ruang dan lingkungan.

Mengubah rumah menjadi kantor itu boleh. Namun, tetap ada aturan main yang harus kita taati sebagai warna negara. Mencari nafkah adalah hak dan kebutuhan kita, tetapi kita tetap harus menunaikan kewajiban dengan taat dengan peraturan yang berlaku di negara kita ini.

Syarat dan Dasar Hukum Mengubah Rumah Menjadi Kantor

Pasal 49 ayat (1) UU Perumahan tertulis: “Pemanfaatan rumah dapat digunakan sebagai kegiatan usaha secara terbatas tanpa membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian.”

Dari sini, kita jelas mengetahui bahwa mengubah rumah menjadi tempat usaha itu diperbolehkan. Namun, kita tidak boleh mengganggu fungsi hunian, seperti mengganggu jalan sekitar (parkir liar) atau menciptakan kebisingan (sering terjadi pada bengkel).

Di ibu kota negara, kondisinya agak berbeda. Pihak pemerintah DKI Jakarta mengeluarkan  peraturan yaitu Keputusan Gubernur Kepala DKI Jakarta No. Bd. 3/24/19/1972 tentang Larangan Penggunaan Rumah Tempat Tinggal untuk Kantor atau Tempat Usaha. Keputusan Gubernur ini dikokohkan dengan dengan Keputusan Gubernur Kepala DKI Jakarta No.203 Tahun 1977.

Peraturan ini menjelaskan usaha/kantor apa saja yang diizinkan di area pemukiman. Usaha yang diizinkan biasanya adalah usaha/kantor perorangan karena usaha seperti ini biasanya tidak mengganggu pemukiman secara signifikan dan dibutuhkan oleh orang sekitar juga, biasanya berupa grosir, warung makan, atau bengkel. Kantor pengacara, dokter gigi, atau dokter umum juga diizinkan di area pemukiman karena memang cukup dibutuhkan oleh masyarakat sekitar.

Peraturan ini makin disempurnakan dengan dikeluarkannya Instruksi Gubernur Kepada Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta No.135 Tahun 1988. Isinya lebih kepada penegasan akan pelarangan pemakaian rumah tinggal untuk tempat usaha dan kantor yang berada di area kawasan hunian.

Saran untuk Pengusaha Baru/UKM

Kita menyarankan sebelum membuat kantor untuk usaha Anda, ada baiknya untuk mengunjungi instansi setempat supaya Anda tahu rencana tata ruang di sekitar pemukiman Anda dan usaha apa saja yang diizinkan untuk berfungsi.

Apabila ada lampu hijau dari mereka, rencanakan pembangunan atau renovasi yang tidak akan mengganggu badan jalan. Jangan lupakan masalah parkir bagi customer atau karyawan Anda nantinya sehingga tidak kendaraan mereka tidak memakan badan jalan. Berwirausaha bukan berarti mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Itulah beberapa hal yang patut diperhatikan dalam regulasi atau aturan untuk mengubah rumah jadi kantor yang patut Anda perhatikan. Jika Anda ingin membangun kantor di rumah yang sesuai dengan aturan dari regulasi tersebut, Putra Sion Mandiri siap menjadi mitra yang terpercaya bagi Anda. Anda dapat menghubungi kami melalui kolom chat maupun whatsapp +6285372726338. Kunjungi juga laman media sosial kami seperti Facebook dan Youtube untuk info dan promo terbaru.

Cara Membangun Kantor di Rumah

Lahan yang semakin sempit membuat harga jual dan sewa tanah semakin mahal. Hal ini tentu sangat memberatkan bagi pengusaha UKM yang sedang merintis usaha mereka. Makanya, banyak pengusaha UKM pun lebih memilih membangun kantor di rumah mereka. Pengusaha UKM tidak perlu lagi pusing untuk biaya jual atau sewa tanah. Hal ini tentu saja akan mengurangi biaya operasional dari pengusaha secara signifikan karena biaya yang diperlukan adalah biaya renovasi atau kontruksi bangunan. Dalam membangun kantor, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Berikut ini saya akan membagikan tips untuk Anda dalam cara membangun kantor di rumah.

Tips Bagi Anda Saat Membangun Kantor di Rumah

Rajin Berkomunikasi dengan Kontraktor

Apabila Anda ingin mengubah rumah Anda menjadi kantor, bentuk renovasi harus sesuai dengan selera Anda dan orang di sekitar Anda karena yang akan bekerja di sana adalah Anda sendiri. Namun, tidak ada salahnya untuk menanyakan pendapat orang di sekitar untuk mengetahui bentuk bangunan yang bagus dan baik. Selain itu, bentuk bangunan pun juga harus memperhatikan nilai seni juga supaya bisa menjadi nilai tarik bagi orang-orang di sekitar rumah Anda.

Apabila Anda memang harus melakukan renovasi terhadap rumah Anda supaya menjadi kantor kecil, Anda juga harus aktif untuk melakukan komunikasi dengan kontraktor. Selera Anda tentu bisa saja berbeda dengan kontraktor, tetapi apabila Anda aktif menghubunginya, kontraktor akan tahu desain apa yang sesuai dengan selera Anda.

Selain itu, mengawasi para pekerja yang disediakan oleh para kontraktor saat melakukan renovasi adalah hal yang perlu karena bisa saja ada oknum yang tidak bertanggungjawab ‘bermain’ di belakang Anda.

Perhatikan Ventilasi dan Pencahayaan

Ruang yang Anda jadikan kantor harus memiliki jendela besar, sehingga cahaya alami dapat masuk ke dalam saat siang. Tidak hanya itu, sirkulasi udara pun bisa gampang masuk dan Anda bisa mencegah penyakit paru-paru basah. Namun, Anda tetap membutuhkan satu atau dua lampu sebagai cahaya tambahan.

Pisahkan Rumah Utama dan Kantor

Hal terpenting dalam mendesain kantor kecil untuk pengusaha UKM adalah memisahkan rumah utama dan kantor. Anda juga perlu menambahkan toilet dan dapur kecil di kantor kecil Anda sehingga karyawan Anda tidak bebas masuk ke dalam rumah utama Anda. Apabila karyawan Anda masuk dengan bebas, hal ini tentu akan mengganggu privasi dari Anda dan penghuni rumah.

Anda tentu tidak mau penghuni rumah Anda menjadi terganggu karena aktivitas yang ramai dari kantor akhirnya ikut tersebar ke dalam rumah. Mungkin saja, di dalam rumah ada anak bayi yang sedang tidur atau anak Anda sedang fokus belajar.

Jangan Sampai Kantor Yang Anda Bangun Merusak Keindahan Rumah Anda

Banyak kantor yang dibangun di rumah sering merusak estetika dari rumah utama. Hal ini sering terjadi karena kurangnya lahan atau perbedaan warna yang terlalu mencolok antara rumah utama dengan kantor.

Jangan Lupa Sediakan Space untuk Parkir

Dalam membangun kantor di rumah, space untuk parkir adalah hal yang sering diabaikan. Oleh karena itu, pekerja kantoran di rumah sering parkir di minimarket atau bahkan parkir liar di pinggir jalan sehingga mengganggu lancarnya lalu lintas.

Perhatikan Budget Tetapi Jangan Medit

Kenyamanan dan keindahan adalah hal yang penting dalam membangun kantor. Anda memang perlu memperhatikan budget saat membangun kantor, tetapi bukan berarti Anda medit. Banyak pengusaha, karena terlalu medit, sering mengabaikan keindahan dari kantornya. Bahkan, karena terlalu medit, kualitas bangunan terlalu jelek sehingga bangunan kantornya jadi rawan rubuh.

Itulah 6 hal yang dapat Anda lakukan sebagai cara untuk membangun kantor di rumah yang meminimalisir kesalahan saat Anda merancang dan membangun kantor di rumah Anda nantinya. Jika Anda memiliki keterbatasan dan takut rencana Anda dalam membangun kantor malah berantakan, Putra Sion Mandiri siap membantu Anda mewujudkan kantor di rumah atau ruang kerja idaman Anda. Hubungi kami melalui kolom chat maupun whatsapp +6285372726338. Kunjungi juga laman media sosial kami seperti Facebook dan Youtube untuk info dan promo terbaru.

Mendesain Kantor Kecil Rumah

Kantor Kecil di Rumah untuk Freelancer dan Pengusaha UKM

Dengan bertambah banyaknya pekerja media yang lebih bekerja sebagai freelancer, mendesain rumah sendiri sebagai kantor adalah hal yang lumrah. Tidak hanya itu, pengusaha UKM juga banyak yang mendesain rumahnya sendiri sebagai kantor mereka. Oleh sebab itu, demi kenyamanan Anda dalam berkerja atau menjalankan usaha, desain kantor yang nyaman dan tidak ngebosenin adalah sebuah keharusan. Bagi pengusaha UKM, mereka tidak perlu menyewa workspace atau ruko lagi untuk mengurangi biaya operasional.  Berikut ini adalah tips dan trik untuk mendesain kantor kecil di rumah Anda.

Ide Desain Kantor Kecil di Rumah untuk Anda


  1. Menggunakan Rak Dinding Sebagai Meja Kerja

 Apabila Anda sebagai pengusaha UKM tidak ingin mengeluarkan banyak biaya operasional untuk membeli meja, ada baiknya Anda memanfaatkan dinding rumah Anda untuk membuat rak/meja dinding untuk sebagai meja kerja bagi Anda atau pekerja Anda.


  1. Kamar Tidur Sebagai Kantor Bagi Freelance

 Sebagai freelance, tidak ada salahnya menggunakan meja tidur sebagai kantor Anda. Apalagi, hal terpenting dari seorang freelancer saat melakukan pekerjaan adalah colokan. Anda hanya perlu mendekatkan tempat tidur Anda dengan colokan dan menambahkan meja kerja di atas/dekat tempat tidur untuk melakukan pekerjaan.

Apabila Anda berada dalam posisi stress karena kehabisan ide, Anda tinggal merebahkan diri ke kasur untuk menenangkan diri. Lalu, ketika ide sudah datang, Anda bisa langsung mengerjakan pekerjaan Anda. Tentu saja, hal ini menghemat waktu Anda.


  1. Gunakan Akuarium atau Tanaman Hias untuk Menambah Keindahan Kantor

 Berbagai kantor/rumah makan menyediakan akuarium hias sebagai pengisi dan memperindah ruangan. Hal ini bisa Anda lakukan pada kantor kecil Anda. Selain sarana seni, akuarium ikan juga bisa menjadi sarana waktu luang Anda saat Anda kehabisan ide/stress. Anda bisa melihat-lihat keindahan ikan yang Anda pelihara dan juga di saat yang sama memberi makan mereka.

Selain akuarium hias, tidak ada salahnya untuk menambahkan tanaman hias di meja kerja atau di sekitar kantor kecil Anda. Sama seperti ikan hias tadi, Anda juga bisa menghabiskan waktu dengan menikmati keindahan tanaman hias dan di saat yang sama juga merawatnya.


  1. Pasang Lukisan di Dinding Kantor

 Lukisan-lukisan atau pajangan biasanya berfungsi untuk mengisi dinding ruangan. Namun, Anda juga harus selektif dalam memilih lukisan dan melakukan penempatan karena hal ini mempengaruhi keindahan ruangan kantor Anda. Lukisan Anda pun harus Anda sesuaikan dengan warna dinding Anda.

Alangkah lebih baik juga, apabila lukisan yang Anda pajang mewakili usaha Anda. Contohnya adalah apabila Anda menjual tanaman hias, pasang lukisan yang mewakili tanaman, seperti hutan dll. Apabila Anda menjual ikan hias, pajang lukisan yang menampakkan laut atau sungai yang merupakan habitat asli mereka.


  1. Pisahkan Rumah Utama dan Kantor

 Hal terpenting dalam mendesain kantor kecil untuk pengusaha UKM adalah memisahkan rumah utama dan kantor. Anda juga perlu menambahkan toilet dan dapur kecil di kantor kecil Anda sehingga karyawan Anda tidak bebas masuk ke dalam rumah utama Anda.


  1. Anda Juga Bisa Menyulap Garasi atau Gudang Menjadi Kantor

Banyak pengusaha yang memiliki ruangan gudang atau garasi yang tak terpakai. Anda bisa menyulap dan merenovasi ruangan tersebut menjadi kantor kecil Anda. Bila tidak perlu renovasi, Anda bisa melakukan beberapa tips saya di atas untuk menciptakan kantor kecil yang nyaman bagi Anda.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda terapkan dan pertimbangkan sebelum mendesain dan merenovasi rumah Anda. Namun jika Anda menginginkan beragam kemudahan tanpa harus pusing memikirkannya, Putra Sion Mandiri siap menjadi mitra terbaik dan terpercaya bagi Anda. Hubungi kami melalui kolom chat maupun whatsapp +6285372726338. Kunjungi juga laman media sosial kami seperti Facebook dan Youtube untuk info dan promo terbaru.