Cara Mengurangi Dampak Banjir pada Rumah

Jika Anda sedang bermukim di daerah yang rendah, minim daerah resapan dan berada di kota besar, tentu banjir menjadi sebuah ancaman serius. Lantas bagaimana cara untuk mengurangi dampak dari banjir pada rumah? Simak artikel berikut ini!

Banjir menjadi suatu ancaman serius terutama bagi kota-kota besar yang tidak memiliki wilayah hutan atau resapan yang baik. Tidak jarang rumah-rumah mulai dari yang kecil hingga perumahan mewah juga bisa ikut terendam oleh banjir. Memang, beberapa hal sudah diantisipasi semaksimal mungkin saat merancang dan membuat rumah. Namun efek dari pemanasan global dan bencana alam bisa saja memperparah tinggi air sehingga Anda yang tadinya tidak pernah terkena banjir kini ikut terkena dampaknya.

brown and white concrete house beside river during daytime
Photo by Chris Gallagher; Unsplash.

Mengutip Archdaily, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir dampak banjir pada rumah bahkan untuk lokasi yang sering terjadi banjir:

Meninggikan Bangunan

Hal ini merupakan cara paling klasik untuk mengurangi dampak banjir khususnya pada rumah yang berada pada daerah yang sering banjir. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kerusakan yang akan diterima oleh rumah terutama perabotan yang biasanya didominasi oleh bahan kayu.

Untuk mengetahui sampai mana permukaan yang dapat terkena banjir di suatu lokasi, beberapa informasi dari lembaga cuara dapat dijadikan referensi. Dengan informasi tersebut, diskusikan pada tim arsitek yang ahli untuk mendiskusikan berapa tinggi bangunan serta metode yang baik untuk mengurangi dampak banjir pada rumah.

Membangun dengan Material Tahan Banjir

Bahan-bahan material tahan banjir adalah bahan-bahan yang diciptakan untuk bisa bersentuhan dengan air (dalam hal ini banjir) paling tidak 72 jam tanpa mengalami kerusakan. Hal ini tentu saja menjadi antisipasi yang tepat untuk mengurangi dampak banjir pada rumah.

Baik genangan air (hidrostatis) maupun air yang mengalir (hidrodinamik) dapat mengakibatkan hal seperti bergesernya dinding pondasi, struktur yang retak bahkan dapat merubuhkan rumah. Hal ini bisa menjadi kerusakan serius yang tidak bisa diperbaiki hanya dengan mendempul atau menutupinya dengan semen.

Hal inilah yang membuat material tahan banjir diperlukan untuk tahan dari berbagai jenis kelembaban, dalam kasus yang parah adalah banjir. Material-material ini dapat berupa beton, bata lapis kaca, insulasi busa, lem tahan air dan banyak lagi.

Baca juga: Tips Renovasi Rumah dengan Bujet Minimal

Lapisan Sealant dan Veneer Tahan Air

Terdapat dua jenis lapisan tahan banjir; kering dan basah. Pelapis yang kering berfungsi untuk mencegah masuknya air sedangkan pelapis yang basah berfungsi untuk mengalihkan air masuk ke rumah.

Pelapis sealant dan veneer yang kedap air merupakan hal yang harus digunakan untuk mengurangi dampak banjir pada rumah khususnya melindungi interior dari air.

Veneer tahan air bisa terdiri dari lapisan bata yang didukung oleh lapisan tahan air, hal ini berfungsi untuk menahan dinding luar dari masuknya air. Dari sisi interir, insulasi busa dapat dicuci di area bawah permukaan banjir. Pelapis dan sealant juga dapat digunakan pada pondasi, dinding, jendela, pintu untuk mencegah air masuk ke rumah melalui retakan-retakan kecil yang tidak terlihat.

Memperhatikan Sambungan Pipa, Alat Mekanik dan Kelistrikan

Untuk mengurangi dampak banjir pada rumah dari sisi kelistrikan, letakkan alat-alat elektronik dan sambungan kelistrikan di tempat yang lebih tinggi. Beberapa alat seperti televisi, terminal kuningan, saluran pipa, meteran dan saklar.

Komponen-komponen ini merupakan komponen yang beresiko saat banjir. Tidak hanya sekadar rusak, namun juga mempertaruhkan keselamatan seluruh anggota keluarga jika terjadi arus pendek (korslet).

Komponen-komponen seperti ini seharusnya dinaikkan ke atas permukaan saat banjir. Cabut dari panel utama agar tidak mengalirkan arus listrik saat banjir. Hal ini juga bisa dicegah dengan menggunakan tutup kedap air dan lapisan pelindung dari bahan anti air.

Ventilasi Pondasi dan Pompa Air

Tidak hanya menahan, namun membiarkan air mengalir dengan baik juga bisa menjadi cara untuk mengurangi dampak banjir pada rumah. Maka, bangunan yang berada di daerah rawan banjir haruslah dilengkapi dengan saluran air yang baik pula.

Menyediakan jalan keluar bagi air banjir bisa menjadi cara yang efisien untuk mengurasi kerusakan pada jendela dan dinding karena tekanan dari air banji di sebuah ruangan.  Jika interior dilengkapi dengan saluran air yang baik, maka kerusakan yang terjadi akibat bajir tidak akan begitu parah, meski setelahnya tetap perlu dilakukan pembersihan pasca banjir.

Jika Anda memiliki dana lebih, pompa air badalah jenis peralatan yang mampu memompa air keluar dari ruang yang terkena banjir secara cepat dan teratur. Pompa air dengan baterai lebih dianjurkan agar tetap dapat berfungsi saat listrik padam.

Baca juga: Menggunakan Jasa Putra Sion Mandiri

flooded town under blue sky and white clouds
Photo by Chris Gallagher; Unsplash.

Benteng Khusus untuk Menghambat Banjir

Menempatkan penghalang permanen di luar rumah dapat mencegah air banjir masuk ke dalam rumah dan mengurangi dampak banjir pada rumah. Penghalang seperti bendungan itu dapat dibangun dengan menggunakan dinding dengan bahan kedap air seperti beton atau pasangan bata. Bisa pula dengan membuat tanggul yang terbuat dari lapisan tanah yang dipadatkan.

Meski solusi ini terlihat sangat sederhana, namun membuat tanggul dinding banjir membutuhkan perawatan khusus yang ekstensif dan tentu saja sejumlah bahan tanah yang digunakan.

Membuat Daerah Resapan Sendiri

Salah satu cara terakhir yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak banjir pada rumah adalah dengan membuat daerah resapan sendiri; mulai dari halaman rumput, ruang terbuka hijau, pohon-pohon dan sebagainya. Hal ini diperlukan untuk menyerap air akibat curah hujan dengan intensitas rendah dan sedang.

Halaman rumput sebaiknya sedikit miring dan mengarah ke luar rumah. Jika halaman rumput ke arah rumah, justru air akan menumpuk ke arah rumah.

Untuk membangun hal-hal tersebut ada beberapa hal yang dapat Anda kerjakan sendiri namun tidak sedikit yang membutuhkan bantuan perusahaan arsitek dan perusahaan konstruksi seperti Konstruksi. Jika Anda tertarik untuk memperbaiki rumah yang terkena banjir, atau membangun baru rumah di daerah rawan banjir, kami siap membantu Anda untuk mendapatkan hunian yang mampu mengurangi dampak banjir pada rumah Anda. Anda dapat melakukan atau menghubungi kami melalui Whatsapp 082267183517 atau 085370255054 untuk respon yang lebih cepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *