Putra Sion Mandiri

Cara menghitung RAB

Cara Menghitung RAB Rumah Tipe 36 Biar Gak Overbudget

Cara menghitung RAB rumah tipe 36 adalah langkah penting agar Anda tidak salah langkah saat ingin membangun rumah minimalis. RAB atau Rencana Anggaran Biaya berfungsi sebagai panduan finansial agar proses pembangunan dapat berjalan terkontrol dan tidak melewati batas biaya yang sudah ditentukan. Dengan memahami cara menghitung RAB rumah tipe 36 secara tepat, Anda dapat memastikan anggaran sesuai kebutuhan tanpa risiko overbudget.

Membangun rumah tipe 36 memang menjadi pilihan favorit banyak keluarga di Indonesia karena desainnya yang efisien, biaya relatif terjangkau, dan cocok untuk lahan terbatas. Namun, meski ukuran bangunan kecil, tanpa perhitungan RAB yang tepat, biaya pembangunan dapat membengkak 20–40%.

Pentingnya Menghitung RAB Rumah Tipe 36

RAB Membantu Menghindari Pembengkakan Biaya

Menghitung RAB rumah tipe 36 sangat penting karena dapat membantu Anda memperkirakan kebutuhan dana sebelum pembangunan dimulai. Tanpa RAB yang jelas, sebagian besar proyek pembangunan berakhir melebihi anggaran, terutama jika ada pembelian material yang tidak direncanakan atau perubahan desain mendadak.

Dengan RAB, pemilik rumah dapat mengetahui pembagian biaya seperti pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing, hingga finishing.

RAB Menjadi Panduan Untuk Mengambil Keputusan

Penghitungan RAB rumah tipe 36 memberikan gambaran detail mengenai biaya per meter persegi, biaya tukang, serta biaya material. Dengan begitu, pemilik rumah dapat membuat keputusan yang tepat mulai dari memilih material hemat, memilih sistem kerja tukang, hingga menentukan gaya arsitektur rumah.

RAB juga membantu memutuskan apakah renovasi bertahap diperlukan atau pembangunan dilakukan sekaligus sesuai ketersediaan dana.

RAB Menjaga Proyek Agar Tetap Sesuai Timeline

Pembuatan RAB rumah tipe 36 memiliki manfaat lain yakni membantu memperkirakan waktu pengerjaan. Timeline menjadi sangat penting karena semakin lama proyek berlangsung, semakin besar biaya operasional tambahan yang akan muncul, seperti biaya makan tukang, biaya sewa alat, atau biaya pengawasan.

Dengan RAB yang rinci, pekerjaan dapat dilakukan berdasarkan prioritas sehingga lebih efisien dan terstruktur.

Komponen Utama Dalam Menghitung RAB Rumah Tipe 36

1. Menghitung Luas Bangunan dan Harga Per Meter Persegi

Cara menghitung RAB rumah tipe 36 dimulai dari mengetahui luas bangunan. Rumah tipe 36 berarti memiliki luas bangunan 36 m², namun RAB tidak hanya dihitung dari bangunan utama. Anda harus menambahkan area seperti:

  • Teras depan
  • Area service atau halaman belakang
  • Carport (jika ada)

Harga bangunan per meter persegi di Indonesia memiliki kisaran:

  • Rp 3.500.000 – Rp 5.500.000/m² (standar)
  • Rp 6.000.000 – Rp 9.000.000/m² (semi-luxury)
  • Rp 10.000.000/m² ke atas (premium)

Untuk rumah tipe 36, umumnya digunakan standar menengah.

2. Menghitung Biaya Pekerja atau Tukang

Biaya tukang rumah tipe 36 biasanya dihitung per hari atau borongan. Sistem borongan sering dipilih karena lebih hemat dan waktu pengerjaan lebih terukur.

Kisaran biaya tukang borongan:

  • Borongan tenaga kerja: Rp 600.000 – Rp 1.000.000/m²
  • Borongan full material: Rp 3.500.000 – Rp 5.500.000/m²

Jika ingin hemat, pilih borongan tenaga kerja dan beli material sendiri.

3. Menghitung Biaya Material Konstruksi Utama

Material konstruksi rumah tipe 36 menjadi komponen terbesar dalam RAB. Material utama meliputi:

  • Semen dan pasir
  • Besi dan baja
  • Bata merah / batako
  • Material pondasi
  • Rangka atap (baja ringan atau kayu)
  • Genteng / spandek
  • Beton cor
  • Cat tembok
  • Keramik

Perhitungan material harus sangat rinci agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan.

4. Menghitung Pekerjaan Arsitektur dan Finishing

Pekerjaan finishing untuk rumah tipe 36 menentukan nilai estetika rumah. Meskipun finishing sering dianggap opsional, justru bagian ini yang menentukan kenyamanan penghuni.

Finishing meliputi:

  • Pengecatan interior & eksterior
  • Keramik
  • Granit
  • Plafon gypsum
  • Kitchen set sederhana
  • Pintu & jendela
  • Kusen aluminium
  • Instalasi air & listrik

Finishing yang tidak direncanakan bisa memakan biaya 30–50% dari total anggaran.

5. Menghitung Instalasi Listrik dan Plumbing

Instalasi rumah tipe 36 meliputi:

  • Kabel listrik
  • MCB
  • Saklar
  • Lampu
  • Stop kontak
  • Pipa air
  • Keran
  • Closet
  • Shower

Semakin rapi instalasi, semakin hemat perawatan ke depannya.

Baca Juga : Jasa Desain Rumah di Pagar Alam

Contoh Perhitungan RAB Rumah Tipe 36

Berikut tabel contoh RAB sederhana agar tidak overbudget:

Komponen PekerjaanPerhitunganEstimasi Biaya
Pekerjaan Struktur36 m² x Rp 1.200.000/m²Rp 43.200.000
Pekerjaan Arsitektur36 m² x Rp 800.000/m²Rp 28.800.000
Pekerjaan Finishing36 m² x Rp 850.000/m²Rp 30.600.000
Instalasi ListrikPaket standarRp 3.500.000
Instalasi Air & PlumbingPaket standarRp 4.000.000
Biaya Tukang Borongan36 m² x Rp 700.000/m²Rp 25.200.000
TOTAL RABRp 135.300.000

Biaya di atas dapat berubah tergantung lokasi, material, dan sistem kerja.

Langkah-Langkah Cara Menghitung RAB Rumah Tipe 36

1. Buat Sketsa atau Denah Rumah

Denah rumah tipe 36 wajib dibuat terlebih dahulu agar mengetahui detail ruangan seperti:

  • Ruang tamu
  • Kamar tidur
  • Dapur
  • Kamar mandi
  • Teras
  • Area belakang

Semakin jelas denah, semakin mudah menghitung material.

2. Hitung Volume Setiap Pekerjaan

Menghitung volume pekerjaan seperti panjang, lebar, dan tinggi bangunan penting agar material tepat sasaran. Misalnya:

  • Volume pasangan dinding
  • Volume cor kolom
  • Volume keramik
  • Volume cat

Volume yang akurat membantu menghindari pemborosan.

3. Tentukan Harga Material Berdasarkan Pasar

Harga material rumah tipe 36 dapat berubah setiap bulan. Pastikan Anda mengecek harga terbaru seperti:

  • Harga semen
  • Harga besi
  • Harga pasir
  • Harga bata
  • Harga baja ringan

Gunakan harga terupdate agar RAB akurat.

4. Masukkan Biaya Tenaga Kerja

Upah tukang rumah tipe 36 berbeda antar daerah. Anda dapat memilih sistem:

  • Harian
  • Borongan tenaga
  • Borongan penuh

Sistem borongan lebih banyak dipilih karena lebih hemat dan jelas.

5. Tambahkan Biaya Cadangan 10–15%

Dana cadangan RAB rumah tipe 36 wajib dihitung untuk mengantisipasi:

  • Kenaikan harga material
  • Penambahan volume pekerjaan
  • Perbaikan tak terduga

Dana cadangan mencegah overbudget.

Cara Menghemat RAB Rumah Tipe 36 Agar Tidak Overbudget

1. Gunakan Material Lokal Berkualitas

Material lokal rumah tipe 36 seperti keramik lokal, bata merah lokal, pasir lokal, dan kusen aluminium standar akan meng hemat biaya tanpa mengorbankan kualitas.

2. Pilih Desain Minimalis Tanpa Banyak Lekukan

Desain minimalis rumah tipe 36 membantu menghemat material seperti cat, keramik, dan beton. Hindari desain rumit yang membutuhkan biaya tambahan.

3. Kurangi Pembongkaran yang Tidak Perlu

Menghindari pembongkaran berlebih dapat menekan biaya. Pertahankan struktur yang masih bagus.

4. Manfaatkan Material Lama

Pemanfaatan material lama seperti pintu kayu solid, kusen jati, atau pagar besi dapat menekan biaya pembangunan hingga 10%.

5. Gunakan Tukang Berpengalaman

Tukang berpengalaman rumah tipe 36 akan bekerja lebih cepat, rapi, dan mengurangi kesalahan.

Kesalahan Umum Saat Menghitung RAB Rumah Tipe 36

1. Tidak Detail Dalam Perhitungan

Kurang detail dalam RAB menyebabkan pemborosan. Setiap komponen wajib dihitung satu per satu.

2. Mengabaikan Biaya Finishing

Finishing rumah tipe 36 sering menjadi penyebab overbudget karena dianggap tidak penting.

3. Tidak Membuat Prioritas Pekerjaan

Prioritas pekerjaan diperlukan agar anggaran tidak habis di tengah jalan.

Mengapa Harus Menggunakan Jasa Profesional Untuk Menghitung RAB?

Akurasi Perhitungan Lebih Tinggi

Jasa kontraktor rumah tipe 36 biasanya lebih berpengalaman dalam menghitung RAB sehingga perhitungan lebih akurat.

Menghindari Biaya Tak Terduga

Perhitungan profesional memberikan detail pada komponen kecil yang sering terlewat pemilik rumah.

Desain Lebih Efisien dan Hemat

Arsitek profesional dapat membantu menciptakan desain yang efisien sekaligus menghemat material.

Rekomendasi Jasa Kontraktor & Arsitek

Setelah memahami cara menghitung RAB rumah tipe 36 biar gak overbudget, Anda tentu membutuhkan jasa profesional yang dapat memastikan pembangunan berjalan tepat anggaran. Salah satu perusahaan terbaik dan terpercaya adalah:

Kontraktor & Arsitek Profesional untuk Rumah Tipe 36

Putra Sion Mandiri adalah perusahaan jasa kontraktor, jasa arsitek, jasa bangun rumah, dan jasa renovasi rumah dengan pengalaman bertahun-tahun menangani ratusan proyek rumah tinggal, ruko, bangunan komersial, dan renovasi rumah lama.

Kelebihan Putra Sion Mandiri

  • Berpengalaman menghitung RAB rumah tipe 36 secara detail dan akurat
  • Tim arsitek kreatif yang mampu menciptakan desain efisien & hemat
  • Harga kompetitif dengan RAB transparan tanpa biaya tersembunyi
  • Pengerjaan rapi & tepat waktu sesuai standar konstruksi
  • Survey & konsultasi gratis untuk semua kebutuhan bangun rumah
  • Jujur dan profesional, menjaga kepercayaan pelanggan
  • Bisa membangun rumah tipe 36 hemat, tanpa mengorbankan kualitas struktur

Hubungi Kami

Silakan hubungi kontak yang tertera di bawah ini atau datang langsung ke kantor kami untuk mendapatkan layanan konsultasi gratis seputar pembangunan maupun renovasi rumah.


Baca juga :